Selasa, 23 November 2010

metode riset bab 5

BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpuan

I. Air tanab dangkal di daerab pennukiman sebagian besar tidak layak sebagai air minum baku, karena adanya pencemaran E. Coli (dari 30 contoh sumur, 73% tercemar), ammonia (50%), nitrit (33%), nitrat (7%), sulfida (23%), besi (53%), mangan (46%), BOD5 dan COD .(100%), dan deterjen (70 %) dan terlalu asam (40%).
2. Kualitas air tanah di daerab pemukiman di tanab aluvial tidak berbeda nyata dengan kualitas air tanab daerah pennukiman di tanab latosol (pada taraf nyata a = 5%).
3. Ditinjau dari lokasi penelitian, jenis pencemaran, dan tingkat pencemarannya, sumber pencemar utama air tanab di daerab penelitian adalab limbab domestik.

Saran

1. Penggunaan air untuk air minum sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Bila perlu lakukan pengolaban sederhana, misalnya penyaringan, oerasi, pemberian tawas atau koporit, secara berkala.
2. Perlu dilakukan perbaikan konstruksi sumur yang kurang sempurna dengan pemberian dinding tembok.
3. Perlu pengaturan letak tangki septik terhadap sumber air bersih. Jika luas laban tidak memungkinkan untuk menetapkan jarak yang aman (minimum 10 m), sebaiknya dibuat tangki septik komural.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar